Jadi begini ceritanya, kemarin saya baru lihat akun Goodreads lagi, lalu ingat bahwa saya punya target baca 17 buku di tahun 2017, dan sayangnya tidak tercapai, padahal dikit banget itu target bukunya, huhu. Tahun lalu, rasanya saya kurang punya keinginan untuk membaca buku, padahal saya tidak terlalu sibuk, sehingga seharusnya masih bisa menyisihkan waktu, tapi kok males banget gitu, lebih memilih scrolling media sosial atau baca-baca blog orang daripada baca buku.
Oleh karena itu, demi meningkatkan rasa semangat membaca buku-buku yang sudah dibeli tapi hanya teronggok di pojokan, bahkan ada beberapa yang belum dibuka sampulnya, saya memutuskan untuk menambahkan satu target lagi di tahun 2018, yaitu membaca 18 buku, semoga tahun ini tercapai, kenapa hanya 18 buku?, supaya sama kayak dua angka terakhir tahun ini 😁, syukur-syukur bisa melebihi target.
Berhubung kalau hanya target biasanya menjadi wacana, saya punya beberapa rencana untuk dapat mewujudkan target membaca buku tahun ini.
Pertama, selalu membawa buku di tas. Akhir-akhir ini saya sering membawa buku ketika berpergian, biasanya buku yang bahasannya cukup ringan untuk dibaca kapan saja, dimana saja, dan yang gaa bikin penasaran kalau sewaktu-waktu harus diselingi aktivitas lain.
Kedua, mempunyai waktu khusus untuk membaca buku. Katanya kalau ingin konsisten membaca buku, harus menyediakan waktu tertentu untuk fokus membaca, pilihan waktunya bebas, ada orang-orang yang rutin membaca buku di pagi hari, ada juga yang sore hari, atau mungkin sebelum tidur.
Ketiga, baca berbagai genre buku. Saat ini, saya sedang kurang menyukai novel, dan cenderung tertarik dengan buku yang lebih banyak memberikan informasi seputar pengembangan diri, gaya hidup minimalis, atau tentang tips-tips hidup lebih produktif. Semoga nanti ada waktu juga untuk dapat mereview buku yang saya baca di tahun ini, hitung-hitung berbagi informasi.
Keempat, kalau sudah bosan membaca satu buku tapi belum selesai, diselingi aja dengan membaca buku lain. Misalnya, baca buku A di pagi hari, kemudian sebelum tidur, ganti dengan membaca buku B. Cara ini cocok untuk saya, karena kadang saya bosan jika baca satu buku yang sama setiap hari.
Kelima, update tentang progress baca di Goodreads. Salah satu hal yang bikin tambah ingin menjadikan membaca buku sebagai kegiatan rutin adalah karena saya sudah membuat target di Goodreads, melihat persentase baca buku yang on track rasanya ada kebahagiaan tersendiri. Selain itu, saya juga tidak ingin tahun 2018 berlalu tanpa memberikan nutrisi untuk otak.
Semoga tahun ini target membacanya tercapai.
Kalau kamu sendiri gimana? Ada rencana baca berapa buku tahun ini?

Be First to Post Comment !
Post a Comment